Proposal Usaha Pengembangan Pariwisata Cimandaway
PROPOSAL
PENGEMBANGAN PARIWISATA CIMANDAWAY
Disusun Oleh :
FITRIANI VERONICA
AGUS SUGIARTO
IKKA SINTA ROHYANI
DIMAS NALENDRA
DONI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
MUMA ,MAJENANG
TEKNIK KOMPUTER DAN REKAYASA
PERANGKAT LUNAK
2017/2018
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur kami ucapkan atas segala karunia alloh swt, sehingga dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Laporan pengembangan pariwisata Cimandaway” dengan baik dan tepat pada waktunya.
Kami menguvpkan terimakasih kepada semua pihak yang terkait yang telah memberi bantuanya dalam penulisan laporan pengembangan pariwisata ini.
Akhirnya, kami sebagai penyusun menyadari bahwa sanya laporan ini masih terdapat banyak kekurangan, baik dalam penulisan maupun isi, oleh sebab itu kami meminta maaf kepada pembaca atas kekurangan_kekurangan tersebut, dan kami sangat mengharapkan saran, tanggapan dan kritik dari pembaca guna sebagai pedoman dan perbaikan kemasa yang akan datang. Kami mengharapkan laporan pengembangan pariwisata Cimandaway dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Semoga tuhan senantiasa memberikan petunjuk dan pembimbing kita.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Tujuan
1.3 Analisa Proyek
1.4 Rencana Kegiatan
BAB II PROFIL PROYEK
1.1 Aspek Hukum
1.2 Aspek Pasar
1.3 Aspek Management
1.4 Aspek Tekhnik
BAB III STUDI KELAYAKAN BISNIS
BAB IV PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
1.Latar belakang masalah
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 5 pulau besar seperti Sumatera , Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua serta pulau-pulau kecil yang tersebar disekitarnya. Dengan luas wilayah yang sebagian besar lautan, Indonesia disebut sebagai negara maritim. Indonesia termasuk negara maritim terbesar di dunia, dengan berbagai macam spesies yang ada di dalamnya. Potensi sumber daya alam hutan serta perairannya, berupa flora, fauna dan ekosistem termasuk di dalamnya gejala alam dengan keindahan alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Salah satu potensi Alam indonesia adalah keindahan pantainya. Banyak berbagai macam pantai yang tersebar di seluruh wilayah indonesia. Namun potensi keindahan pantai yang ada di pulau-pulau besar sudah mulai tercemar oleh pembangunan serta gaya hidup masyarakat yang kurang sehat, seperti yang ada di kota-kota besar. Hal ini di sebabkan karena kerusakan alam akibat tidak dirawatnya kondisi alam yang ada. Di jawa sendiri banyak berbagai macam pantai yang indah namun di kota-kota besar sulit di temukan pantai yang menyajikan keindahan alam yang masih alami. Oleh sebab itu perlu adanya campur tangan pemerintah untuk mengembalikan kondisi alam yang asri.
Berbagai pantai pantai yang memilki kondisi alam yang masih baik perlu mendapat perhatian khusus dalam perencanaan, hal ini bertujuan untuk tetap menjaga potensi-potensi alam agar tidak terusak. Salah satu wisata air terjun yang memiliki pontensi alam yang besar adalah Hutan pinus yang terletak di desa datar, Jawa tengah. Tepatnya 37 km kearah selatan dari desa Datar atau kurang lebih 235 km dari Kota Surabaya. Cimandaway (Serang) merupakan contoh wisata alam yang belum banyak diketahui masyarakat dunia. Pinus yang berada di Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur Jawa tengah, merupakan wisata yang jarang dikunjungi wisatawan asing dan domestik. Padahal, banyak sekali keindahan yang disuguhkan oleh keindahan serta hasil alamnya.
Berbagai potensi yang di miliki Cimandaway yaitu keindahan panorama yang menyejukkan hati, daratan kecil yang menjorok ke Hutan pinus di sebelah selatan Jawa Tengah ini juga menyimpan beragam flora dan fauna khas tropis, pantai landai berpasir putih ini yang menarik parah wisatawan. Kondisi geografisnya yang stabil, bahkan telah menjadikan keelokan kawasan wisata dapat dinikmati dalam cuaca apa pun, baik di musim kemarau maupun ketika musim penghujan tiba. Cimandaway ini dikelola oleh Dinas Perhutani kota Cilacap. Di antara satwa yang bisa dinikmati adalah burung puyuh, yang mudah sekali didengar kicaunya di pagi hari. Saat suasana kawasan wisata itu tak gaduh, wisatawan juga bisa menyaksikan sekelompok lutung (kera hitam) keluar dari persembunyiannya. Mereka bergelayut di pohon-pohon, saling rebut ranting bersama puluhan tupai yang melompat-lompat dengan lincahnya.
Namun kondisi perencanaan yang kurang baik seperti kurang tertatanya fasilitas-fasilitas wisata serta kurang terawatnya kondisi fasilitas ini menjadikan wisata Cimandaway ini kurang dikenal oleh para wisatawan dan kurang di minati. Banyak potensi alam yang dapat di manfaatkan sebagai ekowisata yang dapat mengembangkan potensi lingkungan menjadi lebih terjaga. Untuk memperkenalkan wana wisata Cimandaway sebagai salah satu objek menarik di kabupaten Jateng.Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan citra kota jateng sebagai desa yang berpotensi wisata. Sebab sektor wisata memiliki peran serta dalam memberikan sumbangan devisa Negara, dan turut serta memajukan kota cilacap dan mengangkat perekonomian masyarakat sekitar. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan Fasilitas dan Sirkulasi yang dapat menjadikan lokasi ini menjadi menarik dan sebagai tempat melepas segala rutinitas yang melelahkan serta bermanfaat sebagai tempat wisata yang baik yang dapat untuk menambah ilmu pengetahuan tentang alam dan sebagai obyek wisata yang dapat di unggulkan.
2.Tujuan
- Untuk mendesain fasilitas rekreasi pantai yang sesuai dengan kondisi alam tanjung Papuma
- Untuk mengetahui serta mengerti manfaat dan tujuan sebuah fasilitas ekowisata yang dapat melestarikan lingkungan.
- Untuk memberikan fasilitas yang dapat membantu perekonomian serta mengangkat budaya masyarakat setempat
3.Analisa proyek
Konsep yang akan kami gunakan dalam pembangunan wisata Cimandaway adalah pengembangan alam menjadi lebih baik sehingga dapat dikenal oleh wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Cimandaway yang terdiri dari beberapa karang – karang yang sudah tertata apik dan pantai nan bersih sehingga kami akan kembangkan beberapa resort – resort yang menunjang para wisatawan untuk menginap untuk menikmati suasana cimandaway pada malam hari. Tidak hanya itu, kami juga membangun beberapa gazebo – gazebo bagi para wisatawan untuk beristrahat setelah menikmati keindahan pantai. Perbaikan fasilitas – fasilitas yang sudah ada seperti kamar mandi serta area bermain akan kami buat lebih layak dan bersih. Dan akan memperkerjakan beberapa karyawan untuk menjaga kebersihan kamar mandi di area wisata Cimandaway. Untuk anak – anak tidak lupa kami memperbaiki area bermain yang sudah ada dengan menambah beberapa mainan anak – anak dan beberapa kursi bagi para orang tua yang menunggu anak – anaknya bermain. Untuk kalangan tua, kami juga akan menambah fasilitas yaitu fasilitas reflexiologi berupa massage, spa, dan sauna.
4.Rencana kegiatan
| Nama Proyek | Pengembangan Wisata Cimandaway |
| Bidang Usaha | Konstruksi |
| Kegiatan |
|
BAB II
PROFIL PROYEK
Salah satu Air Terjun di Jawa Tengah yang patut dikunjungi adalah Serang di Jateng. Air terjun ini berada 3 km di utara yang lebih banyak dikenal sebelumnya. Hutan pinus bercirikan hutan lebat dengan satwa yang ada. Kalau Air terjun berbatu dengan rimbunan pepohonan yang ada di sekitar tepi sungai. Sebagai tempat wisata alam memang cukup menarik dan menantang untuk tempat rekreasi keluarga maupun acara kekeluargaan tempat kerja. Karena tempatnya di tepi hutan dan juga adanya tempat penginapan yang cukup mumpuni dan tersedianya tim outbond yang siap membantu mengadakan kegiatan untuk mengakrabkan diri dengan alam dan sesame rekan kerja.
Cimandaway bukan sekedar tempat wisata, tetapi juga merupakan tempat belajar bagi yang tertarik akan dunia fosil kelautan. Di tempat ini, terutama di tebing dan bebatuan banyak ditemukan fosil kerang dan ikan yang masih terjaga dengan baik dan belum tersentuh tangan-tangan jail. Dengan sejuta keindahan yang telah disediakan secara alami oleh cimandaway, kami melakukan sebuah proyek pengembangan untuk menjadikan wisata ini menjadi lebih baik lagi. Sebelumnya Cimandaway sudah menjadi lokasi wisata tetapi masih banyak yang perlu dibenahi seperti kami akan memperbaiki fasilitas Cimandaway seperti tempat wisata, kamar mandi, dan arena bermain, menambah beberapa resort sebagai tempat penginapan, menambah fasilitas reflexiologi dan gazebo, menambah food court dengan area terbuka. Serta mendirikan rumah fosil yang didalamnya terdapat fosil – fosil laut yang didapat disekitar tebing. Rumah fosil sendiri dibangun untuk para pengunjung yang akan belajar mengenai fosil kelautan.
BAB III
STUDI KELAYAKAN BISNIS
A.Aspek hukum
Tanda Daftar Usaha dan Izin Pendirian Usaha yang harus dipenuhi sebagai berikut :
1. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
2. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
3. Bukti Diri Kepemilikan Usaha
NPWP digunakan sebagai unit bisnis, kami juga mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha kami ke Departemen Perpajakan setempat. NPWP merupakan nomer yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
Usaha ini juga memiliki Surat izin usaha perdagangan seperti yang kita kenal dengan singkatan SIUP yaitu surat izin untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan. SIUP wajib dimiliki oleh orang atau badan yang memiliki usaha perdagangan. Surat Izin Usaha Perdagangan ini berfungsi sebagai alat atau bukti pengesahan dari usaha perdagangan yang Anda lakukan.Surat Izin Usaha Perdagangan di keluarkan oleh pemerintah daerah dan dibutuhkan oleh pelaku usaha perseorangan maupun pelaku usaha yang telah berbadan hokum. Usaha kami juga mempunyai bukti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan lain.
B.Aspek pasar
a. Segmentasi, Targeting dan Positioning
Segmentasi
Sesuai dengan jenis usaha yang kami rencanakan wisata Cimandaway tersebut dimaksudkan untuk ke semua segmen baik dari kalangan atas, menegah maupun kalangan bawah. Kemudian dari sisi psikolog, kami melihat bahwa masyarakat membutuhkan beberapa lokasi –lokasi untuk beristirahat dari kebisingan kota yang cenderung mencari lokasi wisata untuk berkumpul bersantai bersama keluarga dan teman – teman. Sedangkan target pasar kami berdasarkan geografi adalah sekitar Jawa Tengah dan sekitarnya.
Targeting
Target operasi dari pengembangan wisata Cimandaway yang kami inginkan adalah maksimal 5 tahun kedepan dari awal mula dibukanya wisata Cimandaway ini dengan memiliki peluang yang besar.
Positioning
Poin penting dari pengembangan wisata Cimandaway ini adalah kami ingin menciptakan tempat wisata keluarga dengan harga yang terjangkau dan nyaman serta tidak semata - mata hanya untuk liburan saja namun juga memiliki nilai edukasi.
b. Permintaan
- Perkembangan permintaan saat ini
Di jaman sekarang ini masih terdapat sangat banyak tempat - tempat wisata yang belum dapat terjama masyarakat. Dengan ini kami ingin memperbaiki tempat wisata yang memiliki nilai edukasi pula sehingga liburan semata-mata bukanlah hanya kesenangan namun juga memiliki nilai pendidikan.
- Prospek permintaan di masa yang akan datang
Dengan semakin banyaknya tempat - tempat wisata yang telah ada, dimasa yang akan datang diharapkan tempat wisata dengan edukasi dapat semakin berkembang sehingga dimasa akan datang akan terdapat banyak tempat wisata yang memiliki nilai edukasi.
c. Penawaran
- Perkembangan penawaran saat ini
Perkembangan penawaran untuk tempat wisata seperti ini memang sudah cukup banyak. Pengembangan ini kami tujukan agar Pantai Papuma yang memiliki nilai edukasi dapat dijadikan lebih dari tempat wisata semata dan dapat menjadi pilihan liburan keluarga maupun dengan teman - teman.
- Prospek penawaran di masa yang akan dating
Mengingat adanya peluang pengembangan tempat wisata ini, maka perlu adanya prospek penawaran yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan misalnya dengan membangun tempat menginap yang nyaman dengan beragam variasi mulai dengan tarif yang murah hingga kelas VVIP, menyediakan tempat yang ramah lingkungan, menyediakan variasi makanan yang beragam dengan rasa yang lezat serta khualitas bahan masakan yang baik dan dengan harga yang relatif terjangkau.
- Kegiatan promosi
Kegiatan promosi yang akan kita lakukan yaitu mulai dengan membuat suatu event khusus pada hari libur dengan memberikan diskon serta tambahan acara - acara khusus yang akan disajikan pada tanggal - tanggal tertentu.
d. Analisis Pesaing
Kami memiliki cukup banyak pesaing yang memiliki tempat wisata beredukasi namun dengan tempat wisata yang memiliki edukasi di bidang batu karang masihlah tergolong sedikit. Misi utama kita bukanlah untuk memperoleh keuntungan yang besar bagi kita sendiri. namun kita ingin agar Pantai Papuma dapat lebih dikenal masyarakat baik dalam dan luar negeri serta memiliki nilai guna yang lebih.
C.Aspek manajemen
Job desk yang digunakan dalam implementasi pengembangan wisata tanjung Papuma adalah sebagai berikut :
- Musyawarah Anggota merupakan organ tertinggi dalam organisasi.
Hubungan Organisasi: badan penasehat dan badan pengurus.
Ringkasan Pekerjaan: mengelolah dan mengembangkan organisasi.
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Membuat perencanaan, strategi, dan kebijakan yang menyangkut operasi
- Menjamin operasional dan kegiatan tempat wisata secara hukum.
- Melakukan kontrol secara keseluruhan atas operasional wana Cimandaway
- Memegang kendali atas keputusan penting yang bersifat umum atau berkaitan dengan masalah regulasi dan financial.
- Bertanggung jawab dalam memajukan usaha.
- Menangani hubungan eksternal seperti halnya kerjasama.
- Badan Pengurus merupakan organ yang diberikan mandat untuk memimpin jalannya organisasi wisata Tanjung Papuma baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari program yang dijalankan.
Hubungan Organisasi: dengan Musyawarah Anggota, Badan Penasehat, Pembina, dan Seksi-Seksi.
Ringkasan Pekerjaan: memimpin jalannya organisasi.
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Menerima mandat untuk memimpin jalannya organisasi
- Memegang kendali dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari program yang dijalankan.
- Memberikan informasi pending ke Musyawarah Anggota.
- Badan Penasehat berfungsi sebagai pengawas, memberikan nasehat baik diminta maupun tidak kepada pengurus agar jalannya organisasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Hubungan Organisasi: dengan Musyawarah Anggota dan Badan Pengurus.
Ringkasan Pekerjaan: mengawasi dan memberikan nasehat mengenai jalannya organisasi.
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Memastikan operasional dan hak serta kewajiban karyawan sesuai program organisasi dan aturan yang berlaku.
- Mengontrol jalannya organisasi.
- Memberikan nasehat baik diminta maupun tidak kepada pengurus.
- Seksi – seksi . Dalam menjalankan tugasnya badan pengurus tidak dapat menjalankan semuannya, maka diangkatlah seksi – seksi yang tugasnya membantu Badan Pengurus dalam menjalankan organisi yang dipimpinnya. Jumlah seksi dan bidangnya sesuai dengan keperluan dan surat keputusan dari Badan Pengurus.
Seksi seksi sebagai berikut :
- Seksi Homestay ; seksi yang difungsikan untuk menata akomodasi / Homestay untuk para wisatawan
- Seksi Perencanaan dan Pembangunan ; Seksi ini berfungsi untuk mengembangkan perencanaan dan pembangunan obyek – obyek serta sarana prasarana pendukung Tanjung Papuma
- Seksi Dokumentasi ; berfungsi untuk mendokumentasikan berbagai potensi dan kegiatan yang ada di Tanjung Papuma
- Seksi Usaha Dana ; seksi ini berfungsi untuk mengembangkan ide – ide kreatif dalam menggali sumber – sumber pendanaan bagi organisasi
- Seksi Keamanan ; berfungsi untuk membangun suasana tertib dan aman dan nyaman di wisata Tanjung Papuma baik ada tamu maupun tidak.
- Seksi Humas ; berfungsi untuk menyampaikan berbagai kebijakan dan informasi organisasi kepada pihak luar
- Seksi Seni dan Budaya : berfungsi untuk mengembangkan seni dan budaya masyarakat agar semakin berkembang dan lestari
- Seksi Transportasi ; berfungsi untuk mengembangkan model transportasi guna mendukung kelancaran transportasi
- Seksi Pemasaran ; berfungsi untuk memasarkan produk – produk wisata di Tanjung Papuma
- Seksi Konsumsi dan Kuliner ; berfungsi untuk mengembangkan potensi makanan tradisional, penyajian
STRUKTUR ORGANISASI
D.Aspek tehnik
- Strategi pengembangan
Dilihat dari tujuan proyek pengembangan ini adalah untuk memfasilitasi sebuah lokasi wisata menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan perekonomian negara. Adapun beberapa strategi pengembangan yang kami lakukan meliputi pengembangan:
- Aspek Perencanaan Pembangunan obyek wisata alam yang antara lain mencakup sistem perencanaan kawasan, penataan ruang (tata ruang wilayah), standarisasi, identifikasi potensi, koordinasi lintas sektoral, pendanaan, dan sistem informasi obyek wisata alam.
- Aspek Sarana dan Prasarana yang memiliki dua sisi kepentingan, yaitu (1) alat memenuhi kebutuhan pariwisata alam, (2) sebagai pengendalian dalam rangka memelihara keseimbangan lingkungan, pembangunan sarana dan prasarana dapat meningkatkan daya dukung sehingga upaya pemanfaatan dapat dilakukan secara optimal.
- Aspek Pengelolaan, yaitu dengan mengembangkan profesionalisme dan pola pengelolaan obyek wisata alam yang siap mendukung kegiatan pariwisata alam dan mampu memanfaatkan potensi obyek wisata alam secara lestari.
- Aspek Pemasaran dengan mempergunakan teknologi tinggi dan bekerja sama dengan berbagai pihak baik dalam negeri maupun luar negeri.
- Aspek Penelitian dan Pengembangan yang meliputi aspek fisik lingkungan, dan sosial ekonomi dari obyek wisata alam. Diharapkan nantinya mampu menyediakan informasi bagi pengembangan dan pembangunan kawasan, kebijaksanaan dan arahan pemanfaatan obyek wisata alam.
- Penentuan layout
E.Aspek ekonomi
Adanya wisata Tanjung Papuma dapat memberikan dampak dalam aspek ekonomi :
- Dapat memberikan lapangan pekerjaan
Manajer mempekerjakan warga disekitar Wisata Cimandaway sehingga dapat membantu memberikan pekerjaan dan penghasilan. Seperti contohnya dengan membuka kios cinderamata khas Jember.
- Dapat memberikan pengalaman pekerjaan
Manajer juga memiliki kriteria dalam pemilihan karyawan sehingga karyawan tersebut memiliki sikap yang sopan dan ramah terhadap setiap pengunjung.
- Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Dengan adanya Wisata Cimandaway, warga sekitar yang menjadi karyawan dapat memiliki pendapatan atau penghasilan. Dengan demikian, warga dapat memaksimalkan hasil pendapatannya dengan lebih baik sehingga kegiatan perekonomian disekitar Wisata Cimandaway Serang dapat berjalan dengan lancar.
F.Aspek finansial
| ASUMSI BIAYA wisata Cimandaway,Serang,Jawa Teangah (dalam satu tahun) | |||
| Pendapatan : | Tahun Pertama | ||
| Pendapatan dari penjualan tiket | 500.000.000 | ||
| Pendapatan dari resort (60%) | 540.000.000 | ||
| Total Pendapatan | 1.040.000.000 | ||
| Asumsi Penjualan: | |||
| Hari Sepi | 10% | 104.000.000 | |
| Lebaran | 25% | 260.000.000 | |
| Imlek | 20% | 208.000.000 | |
| Natal dan tahun baru | 30% | 312.000.000 | |
| Hari Libur Lainnya | 15% | 156.000.000 | |
| Total | 100% | 1.040.000.000 | |
| ASUMSI BIAYA wisata Cimandaway,Serang ,Jawa Tengah (dalam satu tahun) | |||
| Biaya Butik | |||
| Keterangan | Harga (per unit) | Jumlah (unit) | Total |
| biaya air (per bulan) | Rp 5.000.000 | Rp 60.000.000 | |
| Biaya perawatan dan pemeliharaan (per bulan) | Rp 2.500.000 | Rp 30.000.000 | |
| Biaya Listrik (per bulan) | Rp 3.500.000 | Rp 42.000.000 | |
| Biaya Pemasaran | |||
| Keterangan | Harga | Jumlah | Total |
| Biaya Cetak Brosur | Rp 1.500.000 | - | Rp 1.500.000 |
| Biaya iklan (Per Tahun) | Rp 10.000.000 | - | Rp 10.000.000 |
| Gaji Karyawan | |||
| Keterangan | Harga | Jumlah | Total |
| karyawan wisata | Rp 1.800.000 | 100 | Rp 360.000.000 |
| karyawan resort | Rp 2.100.000 | 50 | Rp 105.000.000 |
| Quality Control | Rp 2.200.000 | 10 | Rp 22.000.000 |
| Bagian Pemasaran | Rp 2.000.000 | 10 | Rp 20.000.000 |
| Bagian Koordinator | Rp 3.000.000 | 15 | Rp 45.000.000 |
| Bagian Administrasi | Rp 3.000.000 | 10 | Rp 30.000.000 |
| Biaya Pengurusan Perizinan Usaha | |||
| Keterangan | Harga | ||
| Biaya Pengurusan SIUP, NPWP, dan TDP | Rp 15.000.000 | ||
| Biaya Materai (6 Lembar Materai Rp. 6.000) | Rp 42.000 | ||
| Biaya Lain-lain | |||
| Keterangan | Harga | Jumlah | Total |
| Servis AC | Rp 75.000 | 300 | Rp 22.500.000 |
| Wi-fi (telkom) | Rp 35.000.000 | Rp 35.000.000 | |
| Total | Rp 57.500.000 | ||
| Laporan Rugi wisata Cimandaway | |||||
| Keterangan | Tahun Pertama | Tahun Kedua | Tahun Ketiga | Tahun Keempat | Tahun Kelima |
| Pendapatan: | |||||
| Pendapatan dari penjualan tiket | 500.000.000 | 500.000.000 | 436.800.000 | 458.640.000 | 481.572.000 |
| Pendapatan dari resort (60%) | 540.000.000 | 540.000.000 | 655.200.000 | 687.960.000 | 722.358.000 |
| Total Penjualan | 1.040.000.000 | 1.040.000.000 | 1.092.000.000 | 1.146.600.000 | 1.203.930.000 |
| biaya air (per bulan) | 60.000.000 | 60.000.000 | 60.000.000 | 60.000.000 | 60.000.000 |
| Biaya perawatan dan pemeliharaan (per bulan) | 30.000.000 | 30.000.000 | 30.000.000 | 30.000.000 | 30.000.000 |
| Biaya Listrik (per bulan) | 42.000.000 | 42.000.000 | 42.000.000 | 42.000.000 | 42.000.000 |
| Total Biaya biaya | 132.000.000 | 132.000.000 | 132.000.000 | 132.000.000 | 132.000.000 |
| Biaya Tenaga Kerja Langsung | |||||
| karyawan wisata | Rp360.000.000 | Rp360.000.000 | Rp360.000.000 | Rp360.000.000 | Rp 360.000.000 |
| karyawan resort | Rp105.000.000 | Rp105.000.000 | Rp105.000.000 | Rp105.000.000 | Rp 105.000.000 |
| Quality Control | Rp 22.000.000 | Rp 22.000.000 | Rp 22.000.000 | Rp 22.000.000 | Rp 22.000.000 |
| Bagian Pemasaran | Rp 20.000.000 | Rp 20.000.000 | Rp 20.000.000 | Rp 20.000.000 | Rp 20.000.000 |
| Bagian Koordinator | Rp 45.000.000 | Rp 45.000.000 | Rp 45.000.000 | Rp 45.000.000 | Rp 45.000.000 |
| Bagian Administrasi | Rp 30.000.000 | Rp 30.000.000 | Rp 30.000.000 | Rp 30.000.000 | Rp 30.000.000 |
| total biaya tenaga kerja | Rp582.000.000 | Rp582.000.000 | Rp582.000.000 | Rp582.000.000 | Rp 582.000.000 |
| Biaya Penjualan | |||||
| Biaya Promosi: | |||||
| Biaya Cetak Brosur | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 |
| Biaya iklan (Per Tahun) | Rp 10.000.000 | Rp 10.000.000 | Rp 5.000.000 | Rp 5.000.000 | Rp 5.000.000 |
| total biaya penjualan | Rp 11.500.000 | Rp 11.500.000 | Rp 6.500.000 | Rp 6.500.000 | Rp 6.500.000 |
| Biaya Pengurusan Perizinan Usaha | |||||
| Biaya Pengurusan SIUP, NPWP, dan TDP | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 |
| Biaya Materai (6 Lembar Materai Rp. 6.000) | Rp 42.000 | Rp 42.000 | Rp 42.000 | Rp 42.000 | Rp 42.000 |
| total biaya pengurusan perizinan usaha | Rp 1.542.000 | Rp 1.542.000 | Rp 1.542.000 | Rp 1.542.000 | Rp 1.542.000 |
| biaya lain – lain | |||||
| Servis AC | Rp 10.000.000 | Rp 10.000.000 | Rp 10.000.000 | Rp 10.000.000 | Rp 10.000.000 |
| Wi-fi (telkom) | Rp 2.400.000 | Rp 2.400.000 | Rp 2.400.000 | Rp 2.400.000 | Rp 2.400.000 |
| Total | Rp 12.400.000 | Rp 12.400.000 | Rp 12.400.000 | Rp 12.400.000 | Rp 12.400.000 |
| Total Biaya Operasi | 739.442.000 | 739.442.000 | 734.442.000 | 734.442.000 | 734.442.000 |
| Laba (Rugi) Operasi | 300.558.000 | 300.558.000 | 357.558.000 | 412.158.000 | 469.488.000 |
| Pajak Penghasilan (1%) | 30.055.800 | 30.055.800 | 35.755.800 | 41.215.800 | 46.948.800 |
| Laba (Rugi) Setelah Pajak | 270.502.200 | 270.502.200 | 321.802.200 | 370.942.200 | 422.539.200 |
LAPORAN LABA
LAPORAN ARUS KAS
| Laporan Arus Kas (Tahun Pertama) wisata Cimandaway | ||
| Saldo Awal | 0 | |
| Aliran Kas dari Aktivitas Operasi | ||
| Penghasilan Utama | 540.000.000 | |
| Penghasilan Sampingan | 500.000.000 | |
| Biaya Operasi | 739.442.000 | |
| Biaya Pajak | 30.055.800 | 270.502.200 |
| Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan | ||
| Modal | 1.000.000.000 | 1.000.000.000 |
| Jumlah Aliran Kas Bersih | Rp 1.270.502.200 | |
| Laporan Arus Kas (Tahun Kedua) wisata Cimandaway | ||
| Saldo Awal | Rp 1.270.502.200 | |
| Aliran Kas dari Aktivitas Operasi | ||
| Penghasilan Utama | 540.000.000 | |
| Penghasilan Sampingan | 500.000.000 | |
| Biaya Operasi | 739.442.000 | |
| Biaya Pajak | 30.055.800 | 270.502.200 |
| Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan | ||
| Modal | 1.000.000.000 | 1.000.000.000 |
| Jumlah Aliran Kas Bersih | Rp 2.541.004.400 | |
| Laporan Arus Kas (Tahun Ketiga) wisata Cimandaway | ||
| Saldo Awal | Rp 2.541.004.400 | |
| Aliran Kas dari Aktivitas Operasi | ||
| Penghasilan Utama | 655.200.000 | |
| Penghasilan Sampingan | 436.800.000 | |
| Biaya Operasi | 734.442.000 | |
| Biaya Pajak | 35.755.800 | 393.313.800 |
| Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan | ||
| Modal | 1.000.000.000 | 1.000.000.000 |
| Jumlah Aliran Kas Bersih Akhir Tahun | Rp 3.934.318.200 | |
| Laporan Arus Kas (Tahun Keempat) wisata Cimandaway | ||
| Saldo Awal | Rp 3.934.318.200 | |
| Aliran Kas dari Aktivitas Operasi | ||
| Penghasilan Utama | 687.960.000 | |
| Penghasilan Sampingan | 458.640.000 | |
| Biaya Operasi | 734.442.000 | |
| Biaya Pajak | 41.215.800 | 370.942.200 |
| Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan | ||
| Modal | 1.000.000.000 | 1.000.000.000 |
| Jumlah Aliran Kas Bersih | Rp 5.305.260.400 | |
| Laporan Arus Kas (Tahun Kelima) wisata Cimandaway | ||
| Saldo Awal | 5.305.260.400 | |
| Aliran Kas dari Aktivitas Operasi | ||
| Penghasilan Utama | 722.358.000 | |
| Penghasilan Sampingan | 481.572.000 | |
| Biaya Operasi | 734.442.000 | |
| Biaya Pajak | 46.948.800 | 422.539.200 |
| Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan | ||
| Modal | 1.000.000.000 | 1.000.000.000 |
| Jumlah Aliran Kas Bersih | 6.727.799.600 | |
BAB IV
PENUTUP
Dengan sejuta keindahan yang telah disediakan secara alami oleh Wisata Cimandaway, sangat disayangkan apabila tidak dikelola secara maksimal. Oleh karena itu, kami berniat melakukan pengembangan Wisata Cimandaway supaya para pengunjung tidak hanya dapat menikmati keindahan alam yang disuguhkan oleh Wisata Cimandaway, tetapi juga dapat memanfaatkan salah satu sarana menimba ilmu, tempat bermain, tempat kuliner, dan masih banyak lagi. Untuk mewujudkan proyek ini, kami membutuhkan dana yang sangat besar. Proposal ini merupakan salah satu cara yang kami gunakan untuk menarik para investor yang berminat membantu kami mewujudkan proyek yang telah kami buat. Saat kami sudah mendapatkan dana yang kami butuhkan, kami akan memulai dengan memperbaiki fasilitas umum, seperti kamar mandi, lalu kami akan menambahkan arena bermain yang lebih menarik, kami juga akan menambahkan beberapa resort sebagai tempat penginapan, kami juga akan menambah food court dengan area terbuka dan desain yang lebih unik, romantic, lucu, dan dengan ragam makanan dan minuman yang lezat dan menggugah selera, kami juga akan menambahkan fasilitas spa, reflexiologi, serta gazebo. Dan kami juga akan mendirikan rumah fosil yang didalamnya terdapat fosil – fosil laut yang didapat disekitar tebing. Rumah fosil sendiri dibangun untuk para pengunjung yang akan belajar mengenai fosil kelautan. Demikian proyek yang akan kami laksanakan untuk membuat Wisata Cimandaway Serang,Jawa Tengah dapat menjadi lebih baik lagi. Besar harapan kami, para investor memandang hal ini sebagai sebuah peluang besar, dan bersedia memberikan dana pelaksanaan bagi proyek kami.
Demikianlah Proposal Usaha Pengembangan Pariwisata Cimandaway

0 Response to "Proposal Usaha Pengembangan Pariwisata Cimandaway"
Post a Comment